Kamis, 31 Maret 2011

FISIKA ( Besaran atau satuan )

Besaran dan Satuan
Hasil pengukuran selalu mengandung dua hal, yakni:
kuantitas atau nilai dan satuan. Sesuatu yang memiliki kuantitas
dan satuan tersebut dinamakan besaran. Berbagai besaran yang
kuantitasnya dapat diukur, baik secara langsung maupun tak
langsung, disebut besaran fisis, misalnya panjang dan waktu.
Tetapi banyak juga besaran-besaran yang dikategorikan nonfisis,
karena kuantitasnya belum dapat diukur, misalnya cinta,
bau, dan rasa. Dahulu orang sering menggunakan anggota tubuh
sebagai satuan pengukuran, misalnya jari, hasta, kaki, jengkal,
dan depa. Namun satuan-satuan tersebut menyulitkan dalam
komunikasi, karena nilainya berbeda-beda untuk setiap orang.
Satuan semacam ini disebut satuan tak baku. Untuk kebutuhan
komunikasi, apalagi untuk kepentingan ilmiah, pengukuran harus
menggunakan satuan baku, yaitu satuan pengukuran yang nilainya
tetap dan disepakati secara internasional, misalnya meter, sekon, dan kilogram.

Adanya kemungkinan perbedaan penafsiran terhadap
hasil pengukuran dengan berbagai standar tersebut, memacu
para ilmuwan untuk menetapkan suatu sistem satuan
internasional yang digunakan sebagai acuan semua orang di
penjuru dunia. Pada tahun 1960, dalam The Eleventh General
Conference on Weights and Measures (Konferensi Umum ke-11
tentang Berat dan Ukuran) yang diselenggarakan di Paris,
ditetapkanlah suatu sistem satuan internasional, yang disebut
sistem SI (Sistem International). Sampai saat ini ada dua jenis
satuan yang masih digunakan, yaitu:

1) Sistem metrik
2) Sistem Inggris

Sistem metrik dikenal sebagai: meter, kilogram, dan
sekon (disingkat MKS), sistem Inggris dikenal sebagai: foot,
pound dan second (disingkat FPS). Dalam Sistem Internasional dikenal dua besaran yaitu besaran pokok dan besaran turunan.
Besaran pokok adalah besaran yang satuannya ditetapkan lebih dulu atau besaran yang satuannya didefinisikan sendiri berdasarkan hasil konferensi internasional mengenai berat dan ukuran. Berdasar Konferensi Umum mengenai Berat dan Ukuran ke-14 tahun 1971, besaran pokok ada tujuh, yaitu panjang, massa, waktu, kuat arus listrik, temperatur, jumlah zat, dan intensitas cahayaBesaran turunan adalah besaran yang dapat diturunkan
atau diperoleh dari besaran-besaran pokok. Satuan besaran
turunan diperoleh dari satuan-satuan besaran pokok yang
menurunkannya


Standar Satuan Besaran
Satuan standar untuk panjang adalah meter. Panjang
merupakan besaran pokok yang digunakan untuk mengukur
jarak antara dua titik dan ukuran geometri sebuah benda.
Sebagai contoh, panjang sebuah silinder adalah 15 cm dan
diameternya 6 cm, jarak kota A ke kota B adalah 1000 m.
Standar untuk satuan panjang adalah meter (m), secara
orisinal dinyatakan dengan dua goresan pada batang meter
standar yang terbuat dari campuran platinum-iridium yang
disimpan di the International Bureau of Weights and Measures
(Sevres, Frances). Jarak yang ditetapkan untuk satu meter
adalah jarak antara equator dan kutub utara sepanjang meridian
melalui Paris sebesar 10 juta meter
Pada tahun 1960, mengenai suatu standar atomik untuk
panjang, satu meter didefinisikan sama dengan 1.650.763,73 kali
panjang gelombang sinar jingga yang dipancarkan oleh atomatom
gas Krypton-86 (Kr-86) di dalam ruang hampa pada suatu
loncatan listrik. Pada bulan November 1983, definisi standar
meter diubah lagi dan ditetapkan menjadi “satu meter adalah
jarak yang ditempuh cahaya (dalam vakum) pada selang waktu
1/299.792.458 sekon”. Perubahan ini dilakukan berdasarkan nilai
kecepatan cahaya yang dianggap selalu konstan 299.792.458
m/s.

Standar untuk Satuan Massa
Standar untuk satuan massa adalah sebuah silinder
platinum-iridium yang disimpan di lembaga Berat dan Ukuran
Internasional dan berdasarkan perjanjian Internasional disebut
sebagai massa sebesar satu kilogram. Standar sekunder
dikirimkan ke laboratorium standar di berbagai negara dan
massa dari benda-benda lain dapat ditentukan dengan
menggunakan neraca berlengan-sama dengan ketelitian 2
bagian dalam 108. Turunan standar massa internasioanl untuk
Amerika Serikat dikenal dengan Kilogram prototip No.20,
ditempatkan dalam suatu kubah di Lembaga Standar Nasional

Standar untuk Satuan Waktu
Standar untuk satuan waktu adalah sekon (s) atau detik.
Standar waktu yang masih dipakai sekarang didasarkan pada
hari matahari rata-rata. Satu sekon atau satu detik didefinisikan
sebagai selang waktu yang diperlukan oleh atom cesium-133
untuk melakukan getaran sebanyak 9.192.631.770 kali dalam
transisi antara dua tingkat energi di tingkat energi dasarnya.
Jam atomik jenis tertentu, yang didasarkan atas frekuensi
karakteristik dari isotop Cs133, telah digunakan di Laboratorium
Fisis Nasional, Inggris sejak tahun 1955. Gambar 1.3.b
memperlihatkan jam yang serupa di Lembaga Standar Nasional,
Amerika Serikat.

Standar untuk satuan Arus listrik, Suhu, Intensitas Cahaya
dan Jumlah Zat
Secara singkat standar untuk Arus listrik, Suhu, Intensitas
Cahaya dan Jumlah Zat dapat dituliskan sebagai berikut:
1. Satu Ampere adalah jumlah muatan listrik satu coulomb
(1 coulomb = 6,25.1018 elektron ) yang melewati suatu
penampang dalam 1 detik.
2. Suhu titik lebur es pada 76 cmHg adalah : T = 273,15 K,
Suhu titik didih air pada 76 cmHg adalah : T = 373,150 K.
3. Satuan Kandela adalah benda hitam seluas 1 m2 yang
bersuhu hk lebur platina ( 1773 oC ) akan memancarkan
cahaya dalam arah tegak lurus dengan kuat cahaya
sebesar 6 x 105 kandela.
4. Satu mol zat terdiri atas 6,025 x 1023 buah partikel. ( 6,025
x 1023 disebut dengan bilangan Avogadro )

FISIKA

FISIKA

Selasa, 29 Maret 2011

Matematika (sistim bilangan real)

SISTIM BILANGAN REAL

Bilangan real memiiki banyak pemakaian, misal setengah keuntungan usaha Anton tahun 2007 digunakan untuk menambah modal usaha. Jika keuntungan usaha Anton pada tahun 2007 adalah Rp 100.000.000, maka modal usaha Anton pada tahun 2007 bertambah sebesar
1/2× Rp 100.000.000 = Rp 50.000.000. Penambahan modal usaha Anton tersebut, juga dapat
dinyatakan dalam bentuk persen (%), yaitu 50% dari keuntungan pada tahun 2007. Besarnya kerugian suatu usaha juga dapat dinyatakan dengan menggunakan bilangan real negatif.

-Bilangan Real dan Operasi pada Real

Bilangan Real
Sistem bilangan merupakan dasar matematika. Oleh karena itu,
sangatlah penting untuk mengenal berbagai jenis bilangan dan
perbedaan di antara bilangan-bilangan tersebut. Dalam sub-bab ini akan
dikenalkan mengenai dasar dan istilah yang berkaitan dengan bilangan
asli, cacah, bulat, rasional, irrasional, dan real.

∎ Bilangan Asli
Dalam keseharian, biasanya orang membilang mulai dari 1, 2, 3, 4, 5, 6,
dan seterusnya. Bilangan – bilangan ini dinamakan bilangan asli.
Himpunan bilangan asli (natural) biasa dilambangkan dengan N,
adalah suatu himpunan yang anggotanya bilangan asli, seperti
dituliskan berikut ini.
N = {1, 2, 3, 4, 5, ... }

∎ Bilangan Cacah
Jika bilangan 0 dimasukkan dalam himpunan bilangan asli, maka
himpunan tersebut dinamakan himpunan bilangan cacah, dan
dilambangkan dengan H, yaitu:
H = {0, 1, 2, 3, 4, 5, ... }

Setiap bilangan asli juga merupakan bilangan cacah, akan tetapi bukan
sebaliknya
Contoh :
- Bilangan 7 adalah bilangan asli dan 7 juga merupakan bilangan
cacah.
- Bilangan 4 adalah bilangan asli dan 4 juga merupakan bilangan
cacah.
- Bilangan 0 merupakan bilangan cacah akan tetapi 0 bukan
merupakan bilangan asli.

∎ Bilangan Bulat
Bilangan asli 7 dapat juga dituliskan dengan memberikan tanda +
didepannya menjadi +7. Jadi bilangan 7 dan +7 adalah sama. Namun
demikian, tanda + tidak biasa dituliskan. Dalam perhitungan banyaknya
suatu objek, sering dijumpai adanya kekurangan objek. Misal jumlah
apel dalam suatu kardus seharusnya 100 buah apel, ternyata setelah
dilakukan penghitungan banyaknya apel ada 97 buah. Jadi ada
kekurangan buah apel sebanyak 3 buah. Untuk menyatakan kekurangan
3 buah apel ini dapat dituliskan dengan symbol -3 buah apel.

* Selanjutnya didefiniskan suatu bilangan negatif –n dengan n adalah
bilangan asli. Himpunan bilangan yang dinotasikan dengan lambang Z
dan mempunyai anggota seperti berikut ini dinamakan himpunan bilangan bulat (integer).
Z = {... ,-4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, ... }

- Setiap bilangan cacah juga merupakan bilangan bulat, akan tetapi
bukan sebaliknya. Himpunan bilangan asli merupakan himpunan
bagian dari himpunan bilangan cacah, begitu juga himpunan bilangan
cacah merupakan himpunan bagian dari himpunan bilangan bulat.
Contoh :
- Bilangan 7 adalah bilangan cacah dan 7 juga merupakan
bilangan bulat.
- Bilangan 0 adalah bilangan cacah dan 0 juga merupakan
bilangan bulat.
- Bilangan -7 merupakan bilangan bulat akan tetapi -7 bukan
merupakan bilangan cacah.

Jadi bilangan bulat terdiri dari:
* Bilangan bulat positif, yaitu: 1, 2, 3, ...
* Bilangan bulat 0 (nol), dan
* Bilangan bulat negatif, yaitu: -1, -2, -3, ...

Senin, 28 Maret 2011

Informasi terbaru

Nettop Terbaru Asus Eee Box B202

Gadget berukuran besar memang tampaknya sudah tergeser dengan kehadiran berbagai gadget dengan ukuran lebih mungil dan lebih portabel. Tentunya ukuran menentukan kesuksesan di pasaran, apalagi kini banyak konsumen ingin kehidupannya dilengkapi dengan berbagai kemudahan dalam menenteng berbagai perangkat canggih ketika bepergian ataupun berpindah tempat.

Berbicara tentang perangkat mungil, tentu mengingatkan Anda pada nettop yang mana memiliki fungsi seperti halnya motherboard tapi berukuran sangat kecil.

Kali ini pihak Asus merilis model nettop terbarunya yaitu Eee Box B202 (EBXB202-BLK-E0037) yang mana tidak seperti nettop lain yang sudah dibundel dengan sistem operasi Windows XP ataupun Windows 7, nettop yang satu ini tampil percaya diri dengan menggandeng sistem operasi Linux RedFlag di dalamnya.

Sama seperti model aslinya, nettop versi Linux ini juga dibundel dengan processor Intel Atom N270 berkecepatan 1.6GHz, 1GB RAM dan grafis GMA950. Nettop ini berkapasitas hardisk 160GB. Memiliki fitur lain seperti multi-in-1 card reader, sudah mendukung jaringan Wi-Fi dan DVI video output.

Sabtu, 26 Maret 2011

REKAYASA PERANGKAT LUNAK

Pengertian perangkat lunak :
Istilah Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) secara umum disepakati sebagai
terjemahan dari istilah Software Engineering. Istilah Software Engineering mulai
dipopulerkan tahun 1968 pada Software Engineering Conference yang
diselenggarakan oleh NATO. Sebagian orang mengartikan RPL hanya sebatas pada
bagaimana membuat program komputer. Padahal ada perbedaan yang mendasar
antara perangkat lunak (software) dan program komputer.
Perangkat lunak adalah seluruh perintah yang digunakan untuk memproses
informasi. Perangkat lunak dapat berupa program atau prosedur. Program adalah
kumpulan perintah yang dimengerti oleh komputer sedangkan prosedur adalah
perintah yang dibutuhkan oleh pengguna dalam memproses informasi (O’Brien,
1999).

Pengertian RPL sendiri adalah sebagai berikut :
Suatu disiplin ilmu yang membahas semua aspek produksi perangkat
lunak, mulai dari tahap awal yaitu analisa kebutuhan pengguna,
menentukan spesifikasi dari kebutuhan pengguna, disain, pengkodean,
pengujian sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan

RUANG LINGKUP
Sesuai definisi yang telah disampaikan sebelumnya, maka ruang lingkup RPL
dapat di lihat sebagai berikut.
Software Engineering
-software dsesign
-Software Construction
-Software Testing
-Software Maintenance
-Configuration Management
-management
-Tools & Method
-Software Quality
-Process
-Software Requirement

- Software requirements berhubungan dengan spesifikasi kebutuhan dan persyaratan perangkat lunak.
- Software design mencakup proses penentuan arsitektur, komponen, antarmuka,
dan karakteristik lain dari perangkat lunak.
- Software construction berhubungan dengan detil pengembangan perangkat
lunak, termasuk algoritma, pengkodean, pengujian, dan pencarian kesalahan.
- Software testing meliputi pengujian pada keseluruhan perilaku perangkat lunak.
- Software maintenance mencakup upaya-upaya perawatan ketika perangkat lunak
telah dioperasikan.
- Software configuration management berhubungan dengan usaha perubahan
konfigurasi perangkat lunak untuk memenuhi kebutuhan tertentu.
- Software engineering management berkaitan dengan pengelolaan dan
pengukuran RPL, termasuk perencanaan proyek perangkat lunak.
- Software engineering tools and methods mencakup kajian teoritis tentang alat
bantu dan metode RPL.
- Software engineering process berhubungan dengan definisi, implementasi,
pengukuran, pengelolaan, perubahan dan perbaikan proses RPL.
- Software quality menitikberatkan pada kualitas dan daur hidup perangkat
- Software quality menitikberatkan pada kualitas dan daur hidup perangkat lunak.

REKAYASA PERANGKAT LUNAK DAN DISIPLIN ILMU KOMPUTER
Disiplin ilmu komputer (Computer Science) lahir pada awal-awal tahun 1940-an
yang merupakan integrasi dari teori algoritma, logika matematika dan ditemukannya
cara penyimpanan program secara elektronik pada komputer. Sejak itu ilmu
komputer mengalami perkembangan yang terus menerus sehingga cakupannya
menjadi semakin meluas.
Cakupan pengetahuan dalam ilmu komputer seringkali didiskripsikan sebagai
suatu studi sistematis pada proses-proses algoritma yang menjelaskan dan
mentransformasikan informasi (Denning, 2000). Termasuk di sini adalah teori,
analisis, disain, efisiensi, penerapan dan aplikasinya. Ada beberapa model
pengelompokkan sub-bidang ilmu dalam disiplin ilmu komputer